Program Dwibahasa (Dual Language Programme/DLP) diimplementasikan oleh Kementerian Pendidikan Malaysia (MBMMBI). Demi anak-anak sekolah di negara ini, langkah ini diterapkan untuk mendorong penggunaan bahasa Inggris dan juga Bahasa Malaysia.
Kementerian Pendidikan mengawasi pelaksanaan program ini di lembaga pendidikan dasar dan menengah negeri dan swasta (KEP). Program ini dimulai dengan 300 sekolah pada tahun 2016 dan telah diperluas ke lebih banyak sekolah dalam beberapa tahun terakhir.
Program Dwibahasa didirikan untuk menghasilkan warga Malaysia yang dapat memahami dan berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Gelar ini memungkinkan mahasiswa untuk mempelajari Sains, Matematika, TIK, Desain dan Teknologi dalam bahasa Inggris atau Melayu.
Apa pendapat anak-anak tentang Program Dwibahasa?
Menurut studi Edwin Moses dan Indira Malani tahun 2019, siswa sekolah negeri lebih optimis daripada skeptis terhadap Program Dwibahasa. Banyak dari mereka percaya bahwa kurikulum tersebut akan sangat membantu kesiapan global mereka.
Mari kita dengar mengapa siswa lebih menyukai pembelajaran bahasa Inggris:
1. “Pelajaran akan disampaikan dalam bahasa Inggris nanti di universitas.”
Pertama, sebagian besar perkuliahan dan kelas di universitas akan dilakukan dalam bahasa Inggris. Hal ini karena universitas tidak bersifat spesifik kewarganegaraan. Selain itu, mahasiswa dari berbagai negara akan mengikuti kelas, dan para dosen harus menggunakan bahasa Inggris.

2. “Saya senang belajar bahasa Inggris dan mudah memahaminya. Karena saya hanya berbicara bahasa Inggris di rumah.”
Belajar bahasa Inggris bisa mengasyikkan dan menyenangkan. “Saya bahagia dalam banyak hal.” Anda bisa bahagia, gembira, senang, dan sebagainya. Jadi kami menerimanya. Bahasa Inggris adalah bahasa yang menyenangkan untuk dipelajari!
3. “Saya ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris saya.”
Latihan yang sempurna menghasilkan kesempurnaan. Oleh karena itu, meningkatkan paparan siswa terhadap bahasa Inggris pasti akan meningkatkan keterampilan mereka. Memang, Program Dwibahasa mengharuskan siswa untuk berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris di sebagian besar disiplin ilmu, dan keterampilan mereka akan meningkat seiring waktu.
4. “Ini bersifat internasional. Jadi, saat bepergian keliling dunia, gunakan bahasa Inggris, bukan bahasa Melayu.”
Ya. Bahasa Inggris adalah bahasa yang paling banyak digunakan di dunia. Jika anak Anda ingin bepergian ke luar Malaysia suatu hari nanti, mempelajari bahasa Inggris akan secara signifikan meningkatkan kenikmatan perjalanan mereka.
Berdasarkan penelitian ini, siswa mampu mempelajari mata pelajaran STEM dalam bahasa Inggris dengan baik. Untuk memastikan efektivitas program, pemerintah harus mengatasi kekhawatiran para pengajar dan anak-anak dengan menyediakan pelatihan yang memadai dan pedoman yang jelas.
