Keterampilan Membaca yang Efektif

Keberhasilan akademis sangat dipengaruhi oleh kemampuan membaca. Pilar utama pendidikan bagi anak-anak adalah kemampuan membaca dan literasi. Tanpa kemampuan tersebut, siswa mungkin akan mengalami kesulitan di bidang akademis lainnya sepanjang hidup mereka. Pandemi COVID-19 telah menyebabkan peningkatan gangguan belajar. Kesenjangan belajar dapat diatasi dengan memiliki kemampuan membaca yang kuat. Namun, apa yang terjadi jika anak Anda tidak dapat membaca dengan baik?

 

Ya, ada cara yang tepat untuk belajar membaca.

Sebuah laporan dari Komisi Hak Asasi Manusia Ontario, hasil dari penyelidikan publik Right to Read pada Oktober 2019, mengutip sejumlah penelitian yang menunjukkan metode paling efektif untuk mengajar anak-anak kecil membaca. Namun, pengetahuan ini tidak digunakan di sekolah-sekolah Ontario.

 

Saat ini, sekolah-sekolah menerapkan strategi yang dikenal sebagai "pemberian petunjuk". Pendekatan ini mengajarkan siswa untuk membuat tebakan atau prediksi berdasarkan konteks buku atau pengetahuan mereka sebelumnya. Metode ini mencegah anak-anak memperoleh keterampilan membaca yang penting di usia muda, terutama mereka yang sudah berisiko mengalami kesulitan membaca atau mereka yang memiliki disabilitas membaca. Membaca seharusnya tidak melibatkan pembuatan asumsi!

 

Pendekatan Membaca Berdasarkan Sains

Laporan tersebut menyatakan bahwa restrukturisasi pengajaran membaca sangat penting. Jika metode pengajaran yang tepat diterapkan, 80 hingga 90% anak tidak lagi membutuhkan bantuan membaca. Teknik yang tepat membantu individu dengan kesulitan membaca, seperti disleksia, untuk menemukan masalah sejak dini sehingga rencana pembelajaran yang sesuai dapat dibuat.

 

Laporan Right to Read menyarankan penggunaan “literasi terorganisir,” sebuah metode yang berbasis penelitian. Pendekatan metodis ini memberikan keterampilan linguistik dalam berbicara, menulis, dan menyusun kalimat. Pendekatan ini juga menggali lebih dalam hubungan antar kata, komponen pentingnya, dan bagaimana semuanya diorganisir ke dalam gaya lisan dan tulisan. Hal ini juga menghasilkan prestasi siswa jangka panjang dan disebut sebagai “fonik” dan “dekoding.”

 

Penguraian Kata: Landasan Utama Peningkatan Kemampuan Membaca

Baik fonik maupun penguraian kata melibatkan pemecahan kata atau bagian teks. Cara terbaik bagi anak-anak kecil untuk memperoleh dan memahami kata-kata dengan benar adalah dengan mengajari mereka cara "memecahkan kode" bahasa tulis. Siswa dapat lebih memahami bahasa lisan dengan menggunakan fonik, yang menghubungkan bunyi dengan huruf-huruf tertulis dalam alfabet.

 

Proses dekoding mempermudah:

  1. Kumpulkan sejumlah besar istilah untuk digunakan.
  2. Meningkatkan kemampuan mereka untuk dengan cepat mengidentifikasi istilah-istilah dalam kosakata mereka.
  3. Pemahaman dan kelancaran penuh saat membaca
  4. Mengenali struktur kalimat, tanda baca, dan tata bahasa.

Dengan kata lain, siswa menjadi pembaca yang lebih baik ketika mereka menghubungkan tulisan dengan bunyi dan makna. Mereka meningkatkan kemampuan mereka untuk mengingat arti kata yang sebenarnya dan menerapkan pemahaman baru mereka pada kata-kata yang tidak dikenal.

 

Kami Bisa Membantu!

Program Little Readers dari TigerCampus membantu siswa mengembangkan keterampilan belajar yang kuat dengan mengajarkan mereka dasar-dasar linguistik. Para profesional kami membantu mereka dalam meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan mereka untuk memahami bahasa dan membaca, yang mengarah pada nilai yang lebih baik dan mengurangi stres selama proses belajar!

Share:

Pos terkait

Tren Pengasuhan Anak Teratas Tahun 2022

Praktik pengasuhan anak yang baru dan khas mulai berkembang seiring meningkatnya jumlah orang tua baru. Berikut adalah 12 tren pengasuhan anak teratas pada tahun 2022. 1. Pemanfaatan Teknologi Kehidupan kita menjadi jauh lebih nyaman berkat teknologi, terutama bagi orang tua yang bekerja. Meskipun beberapa di antaranya

Kebutuhan Siswa Masa Kini

Kebutuhan Siswa Masa Kini!

Perubahan adalah satu-satunya hal yang konstan dalam hidup, demikian kata filsuf Yunani Heraclitus, dan betapa tepatnya pernyataan ini berlaku untuk kebutuhan siswa yang terus berubah setiap generasi adalah sesuatu yang perlu kita renungkan. Hanya setelah kita memahami dasar ini, barulah kita, sebagai orang tua, guru, dan fasilitator pendidikan, dapat menemukan solusinya. Kita

Tigermath

Terima kasih telah menghubungi TigerCampus. Kami akan menghubungi Anda dalam 1-2 hari kerja.

berbagi dengan dunia

[affiliate_conversion_script amount="15" description="Pop Up Uji Coba Gratis" context="Formulir Kontak" status="belum dibayar" type="lead"]