Pengajaran robotika dapat digunakan di semua tingkatan kelas dan topik, bukan hanya sains dan matematika. Sambil tetap mempertahankan fokus pendidikan kelas, guru dapat menggunakan robot untuk mengintegrasikan STEM dan ilmu komputer.
Untuk melengkapi pelajaran sastra, siswa dapat memprogram robot untuk menggambarkan perjalanan karakter sastra. Siswa dapat menentukan waktu yang dibutuhkan untuk menjalankan program robot mereka menggunakan matematika.
STEM tidak mengharuskan para pengajar untuk meninggalkan seluruh kurikulum mereka. Sebaliknya, laksanakan satu proyek atau tugas kinerja per semester, selama dua hingga tiga minggu setiap kalinya. Buatlah sesederhana mungkin, dan fokuslah pada kesenangan dan pembelajaran.

Berikut beberapa sumber dan saran.
MENGHUBUNGKAN ROBOT DENGAN SEKOLAH
Robotika adalah bidang teknik yang berkaitan dengan desain, konstruksi, dan penggunaan robot. Bidang ini berpadu dengan ilmu komputer (CS).
Di dalam kelas, robot edukatif membantu anak-anak mempelajari desain teknik dasar dan kemampuan pemrograman sambil memungkinkan mereka mengamati efek kode secara langsung. Kita juga dapat membantu anak-anak membangun keterampilan profesional seperti perencanaan, kerja tim, dan ketekunan sambil mengintegrasikan literasi, sains, dan matematika.

Berikut beberapa informasi latar belakang agar pembelajaran tetap otentik bagi para siswa:
- Dalam pertanian komersial, robot berkeliaran di lahan pertanian, memanen tanaman, dan merawat tanaman tanpa bantuan manusia.
- Dalam bidang perawatan kesehatan, AI dan AR membantu penyandang disabilitas yang menggunakan kerangka luar robotik untuk menemukan jalan mereka.
- Lengan mekanik yang kokoh merakit mobil dan melakukan pemasangan yang presisi.
- Kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh mengumpulkan data dari luar angkasa dan dunia lain.
PILIH ROBOT
Pilihlah robot yang mudah dirakit dan dibersihkan setelah digunakan saat mengajarkan robotika di kelas.
Perusahaan-perusahaan berikut menyediakan alternatif untuk semua tingkatan dan anggaran:
PBS Kids: Curious George Build a Bot untuk K–5.
Bantu anak-anak kelas K-5 memprogram robot menggunakan Bee-Bot.
Murid dapat menggunakan Sphero untuk membuat bentuk, mengeja, dan belajar pemrograman. Panduan di rumah ini juga memungkinkan orang tua untuk membantu.
Ozobot: Menawarkan pilihan pemrograman untuk siswa K-12 dengan atau tanpa layar komputer.
Lego dan Vex juga memungkinkan siswa dari segala usia untuk membangun robot, yang populer di kalangan penghobi dan pembuat robot kompetitif.
KERANGKA KERJA UNTUK MEMULAI
Terlepas dari jenis robot atau platform yang Anda gunakan, lakukan empat tindakan terencana ini untuk membantu anak-anak Anda terbiasa dengan teknologi.
-
Kenali perlengkapan Anda. Siswa dapat mengidentifikasi dan mengkategorikan komponen utama robot mereka dengan mengeksplorasi pelajaran melalui permainan. Mulailah dengan struktur, gerakan, elektronik, dan alat-alat lainnya. Pastikan untuk menjelaskan setiap kelompok.
-
Buat robotnya (jika memungkinkan). Ini adalah fase yang menyenangkan bagi siswa yang lebih muda yang baru mengenal robotika.
-
Pahami fungsi roda gigi, motor, dan sensor. Langkah ini menjelaskan ide-ide penting dalam teknik otomatisasi dan robotika serta memberikan konteks untuk pemanfaatan komponen robot.
-
Belajarlah memprogram. Sebagian besar perangkat dilengkapi dengan misi yang menunjukkan kepada anak-anak cara menggunakan motor untuk menggerakkan robot dan sensor untuk mendeteksi sentuhan atau gerakan. Mereka dapat membuat program mereka sendiri menggunakan blok pemrograman visual saat mereka terbiasa dengan aplikasi bawaan. Itulah mengapa opsi pemrograman blok di aplikasi Sphero Edu dibangun di atas Scratch.

