Pelajaran robotika dapat digunakan di semua tingkatan kelas atau mata pelajaran, tidak hanya sains dan matematika. Pelajaran ini juga dapat digunakan dalam bahasa Inggris dan studi sosial.
Penggunaan robot dan robotika di ruang kelas juga merupakan cara yang bagus bagi guru untuk menggabungkan mata pelajaran STEM seperti ilmu komputer dan teknik tanpa melupakan tujuan pembelajaran siswa mereka.
Untuk melengkapi pelajaran sastra, siswa dapat memprogram robot untuk menggambarkan perjalanan karakter sastra. Siswa dapat menentukan waktu yang dibutuhkan untuk menjalankan program robot mereka menggunakan matematika.
STEM tidak mengharuskan para pengajar untuk meninggalkan seluruh kurikulum mereka. Sebaliknya, laksanakan satu proyek atau tugas kinerja per semester, selama dua hingga tiga minggu setiap kalinya. Buatlah sesederhana mungkin, dan fokuslah pada kesenangan dan pembelajaran.

Berikut beberapa sumber dan saran.
#1. MENGHUBUNGKAN ROBOT DENGAN SEKOLAH
Robotika adalah bidang teknik yang berkaitan dengan desain, konstruksi, dan penggunaan robot. Bidang ini berpadu dengan ilmu komputer (CS).
Di ruang kelas, robot edukatif membantu anak-anak mempelajari desain teknik dasar dan kemampuan pemrograman sambil memungkinkan mereka mengamati efek kode secara langsung. Kita juga dapat membantu anak-anak membangun keterampilan profesional seperti perencanaan, kerja tim, dan ketekunan sambil mengintegrasikan literasi, sains, dan matematika. Berikut adalah infografis tentang kemampuan yang dapat kita bantu kembangkan pada siswa.
Berikut beberapa informasi latar belakang agar pembelajaran tetap otentik bagi para siswa:
- Dalam pertanian komersial, robot berkeliaran di lahan pertanian, memanen tanaman, dan merawat tanaman tanpa bantuan manusia.
- Dalam bidang perawatan kesehatan, AI dan AR membantu penyandang disabilitas yang menggunakan kerangka luar robotik untuk menemukan jalan mereka.
- Lengan mekanik yang kokoh merakit mobil dan melakukan pemasangan yang presisi.
- Kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh mengumpulkan data dari luar angkasa dan dunia lain.
#2. PILIH ROBOT
Pilihlah robot yang mudah dirakit dan dibersihkan setelah digunakan saat mengajarkan robotika di kelas.
Perusahaan-perusahaan berikut menyediakan alternatif untuk semua tingkatan dan anggaran:
- PBS Kids: Curious George Build a Bot untuk K–5.
- Bantu anak-anak kelas K-5 memprogram robot menggunakan Bee-Bot.
- Murid dapat menggunakan Sphero untuk membuat bentuk, mengeja, dan belajar pemrograman. Panduan di rumah ini juga memungkinkan orang tua untuk membantu.
- Ozobot: Menawarkan pilihan pemrograman untuk siswa K-12 dengan atau tanpa layar komputer.
- Lego dan Vex juga memungkinkan siswa dari segala usia untuk membangun robot, yang populer di kalangan penghobi dan pembuat robot kompetitif.
#3. KERANGKA KERJA UNTUK MEMULAI
Terlepas dari jenis robot atau platform yang Anda gunakan, lakukan empat tindakan terencana ini untuk membantu anak-anak Anda terbiasa dengan teknologi.
- Kenali perlengkapan Anda. Siswa dapat mengidentifikasi dan mengkategorikan komponen utama robot mereka dengan mengeksplorasi pelajaran melalui permainan. Mulailah dengan struktur, gerakan, elektronik, dan alat-alat lainnya. Pastikan untuk menjelaskan setiap kelompok.
- Buat robotnya (jika memungkinkan). Ini adalah fase yang menyenangkan bagi siswa yang lebih muda yang baru mengenal robotika.
- Pahami fungsi roda gigi, motor, dan sensor. Langkah ini menjelaskan ide-ide penting dalam teknik otomatisasi dan robotika serta memberikan konteks untuk pemanfaatan komponen robot.
- Belajarlah memprogram. Sebagian besar perangkat dilengkapi dengan misi yang menunjukkan kepada anak-anak cara menggunakan motor untuk menggerakkan robot dan sensor untuk mendeteksi sentuhan atau gerakan. Mereka dapat membuat program mereka sendiri menggunakan blok pemrograman visual saat mereka terbiasa dengan aplikasi bawaan. Itulah mengapa opsi pemrograman blok di aplikasi Sphero Edu dibangun di atas Scratch.
#4. PENGGUNAAN TUGAS KINERJA
Satu unit pembelajaran robotika secara keseluruhan mungkin terlalu berat bagi seorang pengajar mata pelajaran, jadi berikan tantangan kinerja di mana siswa membangun program yang memungkinkan robot mereka untuk melakukan suatu tugas. Untuk membangun model GRASP (Goal, Role, Audience, Situation, Products) Anda sendiri.
Pertimbangkan keterkaitan kurikulum yang logis ini saat membuat tantangan pertunjukan.
Bahasa Inggris

- Bantu anak-anak menghubungkan penulisan dengan tata bahasa yang benar dengan pemrograman robot menggunakan sintaks yang tepat.
- Siswa dapat membantu karakter memecahkan suatu masalah (seperti menempuh jarak tertentu, menggunakan roda gigi secara strategis untuk melewati medan yang sulit, atau menggunakan sensor untuk memperingatkan bahaya) dengan berpikir logis tentang kreasi mereka.
- Saksikan pelajaran dari Wonder Workshop.
Matematika

- Buat robot kertas untuk mempelajari geometri.
- Meningkatkan kemampuan berpikir aljabar.
- Periksa aljabar yang dibutuhkan dalam menggerakkan motor pada robot beroda.
- Selain itu, lihat juga pelajaran tentang Sphero.
Ilmu
- Membuat dan memprogram robot untuk memecahkan masalah.
- Para siswa terlibat dalam tim desain untuk menyelidiki, membangun, dan menguji solusi terbaik yang layak.
- Para pelajar menyelidiki pertanyaan-pertanyaan ilmiah dunia nyata dalam ilmu bumi dan fisika.
- Para siswa menguji teori-teori tersebut.
- Saksikan pelajaran Lego.
Sosiologi
- Karier di bidang robotika dipelajari.
- Para siswa membangun simulasi manufaktur dan distribusi robot.
- Siswa dapat memprogram robot untuk menavigasi peta lantai.
Tertarik?
Hubungi kami melalui layanan pelanggan kami yang berdedikasi untuk melakukan pengaturan pelajaran percobaan gratis dengan bantuan ahli pengkodean dan pemrograman lokal atau internasional.

