Gangguan bagi Generasi Baru meliputi rentang perhatian yang lebih pendek sebagai akibat dari kemajuan teknologi. Rentang perhatian mereka lebih pendek daripada kakak laki-laki dan teman sekelas mereka. Generasi screenager ini tumbuh dengan layar sebagai penenang, hiburan, dan alat bantu pendidikan.
Generasi sebelumnya menghabiskan berhari-hari membaca novel, sedangkan generasi sekarang menonton film atau tayangan singkat dalam waktu kurang dari satu menit. Seiring berjalannya generasi, rentang perhatian semakin berkurang, sehingga mudah teralihkan. Generasi Alpha terbiasa menggeser atau membalik halaman untuk melewati hal-hal yang tidak menarik minat mereka. Kejenuhan informasi dapat mengakibatkan rentang perhatian yang lebih pendek, literasi digital yang lebih tinggi, dan pembentukan sosial yang buruk.
Anda dapat menggunakan metode berikut untuk membuat anak-anak Anda berkonsentrasi pada apa yang sedang mereka lakukan saat ini:
Tetapkan rutinitas untuk anak Anda.
Ketika anak-anak dengan gangguan perhatian tidak memiliki jadwal yang teratur, mereka menjadi jauh lebih mudah teralihkan dan tidak fokus pada tugas.

Buat rencana
Untuk membantu anak-anak mengatur pekerjaan mereka, buku catatan dengan tiga bagian yang diberi label "Pekerjaan yang Harus Diselesaikan," "Pekerjaan yang Sudah Selesai," dan "Pekerjaan yang Harus Disimpan" dapat digunakan. Pemberian kode warna pada buku catatan untuk mata pelajaran yang berbeda juga dapat membantu dalam pengorganisasian.
Hapus elemen visual yang mengganggu.
Ketika seorang anak mengerjakan tugas yang sulit, kekacauan di kelas atau di meja dapat menyulitkannya untuk memusatkan pikirannya. Singkirkan segala hal yang mengganggu dan kekacauan visual dari ruang kerja. Ini mengurangi alasan anak untuk tidak berkonsentrasi pada pekerjaan yang sedang dikerjakan.

Cobalah permainan memori.
Permainan memori adalah pendekatan yang menyenangkan bagi anak-anak untuk melatih fokus mereka sehingga mereka dapat berkonsentrasi ketika menghadapi situasi yang sulit. Permainan sederhana seperti lampu merah-lampu hijau, tebak-tebakan, atau Simon Says memaksa anak untuk fokus. Kartu pencocokan memori atau permainan konsentrasi juga dapat digunakan untuk meningkatkan perhatian.
Bagilah tugas-tugas menjadi bagian-bagian yang mudah dikelola.
Biarkan anak berkonsentrasi cukup lama untuk menyelesaikan sebagian dari aktivitas tersebut, lalu istirahatlah sebelum kembali mengerjakan proyek untuk menyelesaikannya. Anak-anak yang kesulitan berkonsentrasi mungkin dapat menyelesaikan tugas yang ditentukan lebih cepat dengan metode ini daripada jika mereka mencoba menyelesaikannya sekaligus.
Cobalah berlatih mindfulness.
Latihan mindfulness mengharuskan Anda untuk memperhatikan dan fokus. Studi menunjukkan bahwa mindfulness dapat membantu anak-anak memperbaiki perilaku dan kemampuan mereka untuk fokus pada pelajaran dan tugas.

Luangkan Waktu untuk Bersantai
Banyak anak dengan gangguan perhatian mengalami kesulitan tidur di malam hari. Akan bermanfaat bagi anak-anak untuk memiliki jadwal tidur yang teratur di malam hari. Misalnya, mereka bisa membaca buku atau dibacakan buku.
